justrhe[dot]blogsome[dot]com

September30, 2006

keluar dari zona aman

Filed under: me myself & I
SIAPA SIH LO BERANI2NYA NGATUR GUE?????
NGGAK SEMUA ORANG BISA LO PERINTAH INI ITU SEMAU LO. APA LAGI GUE. ENGGAK!!!
HARUSNYA MULAI SEKARANG LO BELAJAR MENGETAHUI BATASAN MEMERINTAH DAN MEMINTA TOLONG

Hahahahaa… akhirnya seorang Reny bisa melafalkan LO-GUE dengan lancar. Ah, kalau saja aku nggak punya hati, udah kelepekan tersmackdown olehku tuh orang, kemudian tergugu penuh dendam (alah. opo toh?)

Yayaya… hari ini suasana hati sedikit kacaw, ingin rasanya memutilasi semua pemerkosa di dunia ini (hei, bukan berarti saya korban pemerkosaan yah). Semua berawal ketika seorang teman kost memamerkan hasil perburuannya di Tanah Abang. Dia ngajakin buat ke sana lagi. Lah, secara saya lagi tidak puasa, waktu yang pas dong buat jalan-jalan. Ah, ternyata oh ternyata, saya harus masuk hari ini. Wiken gitu loooh…. Laaah, bukannya udah biasa? Gyahahaha…. Suebel, suakit hati, puengen muarah. Ingin rasanya mengebom Israel. Secara (doooh, bahasanya ABG banget yah…) tempatku bekerja ini biasa mengimport produk negara biadab itu. Hehehe… tak selamanya kemarahan pada satu hal yang dilampiaskan pada hal lain itu buruk. Demi kabaikan umat manusia, tidak ada salahnya kan? ;)

Pufff, caci maki dan sumpah serapah kembali terucap pada perseMAKMURan ini. Keinginan yang kuat untuk MERDEKA muncul lagi. Suka ada yang nanya, BETAH nggak? dan selalu kujawab: dibilang nggak betah tapi nggak resign2, dibilang betah tapi masih cari yang lain. Pernah ketika curhat pada seorang teman, tentang jadwal yang ngga jelas lah, gaji kecil lah, jadi korban verbal abuse karena dikelilingi cowok lah, sahabat saya yang cantik ini menanggapi dengan santai “Kenapa nggak resign saja?”. Membuatku merasa tertohok. Jep… jep… jeppp… (dengan berpantomim seolah menusukkan pisau ke dada berulang-ulang)

Aaaah, itulah masalahnya. Saya merasa terlalu pengecut. Tidak berani keluar dari zona aman, walaupun menyiksa. Seperti halnya, tidak mau melepaskan gebetan walaupun terabaikan sebelum mendapatkan penggantinya. Jahat dan egois memang.

hei, kalian… iya kamu… dan kamu… saya cuma ingin mengatakan, tidak semua orang punya kehidupan sempurna seperti kalian
dan kamu… kurasa kamu punya cermin di rumah sebelum mengeluarkan pernyataan seperti itu

17:24… kemarahan yang sedikit larut oleh iler dan dengkuran

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://justrhe.blogsome.com/2006/09/30/keluar-dari-zona-aman/trackback/

  1. realistis saja…..apakah dgn keluar dari zona aman akan dpt yg lebih baik??itu yg saya tunggu.

    Comment by iwan — October1, 2006 @ 11:20 am

  2. kalaupun jika hrs keluar dr mulut buaya ke mulut ular. paling engga kita masuk ke mulut ular dalam keadaan utuh, tidak tercabik atau tercincang.atau jika masuk ke buaya lagi, boleh dong kita pilih crocodile atau alligator. ini masalah pilihan, bung. [ngaco mode on]

    Comment by justrhe — October6, 2006 @ 8:50 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>