justrhe[dot]blogsome[dot]com

December24, 2006

Jadikan Aku yang Kedua

Filed under: singalong

jika dia cintaimu
melebihi cintaku padamu
aku pasti rela untuk melepasmu
walau ku tau ku kan terluka

jikalau semua berbeda
kau bukanlah orang yang kupuja
tetapi hatiku telah memilihmu
walau kau tak mungkin tinggalkannya

jadikan aku yang kedua
buatlah diriku bahagia
walau pun kau takkan pernah
kumiliki selamanya

itu tadi adalah lirik lagunya Astrid - Jadikan Aku yang Kedua. lagunya unik, lucu, tetep terdengar fun walaupun sebenarnya patah hati. kemarin, di kantor, saya menyanyikan lagu ini bolak-balik. walhasil ada yang protes lewat Y!M “BERISIK!!!” katanya.

siapapun dia yang menulis lagu ini, agaknya mengerti betul posisi cewek yang jumlahnya 4 kali jumlah pada cowok. oke, walaupun ada beberapa spesies ini yang mempunyai kecenderungan menyukai sesama jenisnya dalam hal seks (a.k.a homoseks. dalam hal ini lesbian), atau kaum heteroseks yang jika saya boleh menyebutnya sebagai omnivora - apa aja mau. tapi jangan lupakan bahwa banyak pula kaum gay di dunia ini. bahkan mungkin lebih banyak cowok homoseks dibanding cewek homoseks. dan ini masih dikurangi lagi dengan cowok-cowok yang tidak lolos QC, misalnya: cowok kriminal, cowok yang nge-drugs, dll. kita nggak mau dong pastinya :p. karena itulah, saya mandukunng cewek-cewek yang mau berlesbi-ria. silakan teman, tapi jangan bawa-bawa saya. I’m totally normal. alis

okay, back to the song. lagu tentang seorang cewek yang meletakkan hatinya pada seorang cowok yang sudah punya kekasih, sampai dia merelakan bahkan meminta dirinya untuk dijadikan selingkuhan.

komentar teman saya waktu pertama kali dengar lagu ini, “nih cewek paling bodoh di dunia”. hei, di dunia ini siapa sih yang pengen jadi selingkuhan?
dan kalaupun kita bertanya kepada *yang kedua* itu kenapa mau dijadikan pacar gelap, 99% saya yakin mereka mengatasnamakan cinta. iyah, cinta gitu loh. apa sih yang nggak mungkin?

seperti kisah di film Jomblo yang sebentar lagi akan tayang serial tv-nya, tokoh Lani sebagai selingkuhan cowok bernama Agus. nggak bisa jalan keluar bareng, makan bareng, nonton bareng, akhirnya diputusin lagi.
*yang kedua* tidak selalu selingkuhan. bisa juga istri kedua. hihihi… mungkin saya agak telat membahas tentang poligami Aa Gym, secara sudah buanyak blog yang nulis tentang ini, buat saya sih… biarin aja napa? orang istrinya ikhlas ini, kayak ga ada yang lebih penting aja dari pada ribut ngurusin poligami orang [cuek mode: ON]. iya, bayangkan aja jadi Alfarini. pasti dicap perusak rumah tangga orang, pasti dibanding-bandingkan dengan Teh Ninih.

kalau buat saya pribadi, jangan sampe deh. sepertinya saya nggak mampu kalau semuanya serba sembunyi-sembunyi, musti memaklumi kalau mereka menomorduakan kita, walaupun sisi manusiawi kita yang periih berharap suatu saat hatinya berpaling pada kita dan kitalah pemenang perang terselubung ini. yang lebih menyakitkan lagi, harus siap setiap saat dia memutuskan mengakhiri kebohongannnya pada kekasih sahnya (a.k.a mutusin selingkuhan). walaupun dari awalnya kita memang sudah mempersiapkan diri menghadapi hal tersebut, pada saat benar-benar terjadi rasanya tetap saja sakit.

saya jadi teringat ucapan teman saya “kalau kamu jadi selingkuhan, semisal ada apa-apa, maka kamu yang dikorbankan”.

so what do you think, girl? if you have a chance to be on this position, will you…?

oia, klik gambar di bawah jika ingin mendengarkan lagunya

broken

atau telpon ke nomor ponsel saya ;)

selamat menikmati