justrhe[dot]blogsome[dot]com

January7, 2007

23 tahun di tahun 2007

Filed under: me myself & I
thbr
hehehehe sudah telat yah? gapapa lah, better late than never (alasan klasik untuk ngeles dari penyimpangan disiplin waktu). yah, berhubung ini posting pertama saya di tahun 2007 sekaligus posting pertama di usia 23 tahun.

bagaimana rasanya meninggalkan 2006 dan menuju 2007? jawabku: biasa aja tu. apa resolusi di tahun 2007? jawabku: resolusi? resoles kali. malam tahun baru kemana? jawabku: penting yah?
entah kenapa dari dulu saya punya pandangan berbeda tentang pergantian tahun. buat saya itu hanya angka, jika sebelumnya selama setahun kita menuliskan angka yang sama di dua atau empat digit terakhir pada saat menulis tanggal, maka sekarang angka tersebut tambah satu nominal. kebanyakan orang yang saya kenal menganggap pergantian tahun harus ada satu ritual khusus tiap tahunnya. ada yang merayakan dengan membuat acara yang lain dari biasanya, ada yang berdoa menjelang pukul 00:00, de es te de es te.

sementara saya, malam tahun baru kemaren, ketika sebagian besar warga jakarta keluar rumah hingga membuat jalanan sumpek, berkeliling sambil meniup teropet dan berpesta kembang api, serentak meneriakkan 5…4…3 beberapa detik menjelang 00:00, saya justru sedang nguplek di depan komputer (lupa apa yang kerjakan waktu itu), dan baru menyadari bahwa tahun sudah berganti 30 menit kemudian. eh, udah 2007 ya?

tetapi, saya setuju jika target pencapaian hidup disegmentasi dari dimensi waktu, salah satunya dengan tahun ini. dan itulah yang saya lakukan. sedihnya, banyak proyek mimpi yang terbengkalai dan akhirnya tidak tuntas di tahun 2006. ada sih beberapa proyek kecil yang akhirnya terselesaikan juga walaupun tidak sukses 100% karena keterbatasan infrastruktur (halah).

tahun 2007 ini, saya sudah mempunyai beberapa mimpi yang ditargetkan untuk dicapai. jika sebelumnya target pencapaian saya ada sesuatu yang sifatnya prestasi (paling tidak PRESTASI menurut opini subyektif saya, karena saya yakin tiap orang mempunyai opini yang berbeda mengnai prestasi ini. misalnya: saya menganggap keberhasilan saya menaklukkan gunung arjuna setinggi 3339 m beberapa tahun silam merupakan prestasi bagi saya yang mungkin menurut orang lain itu sudah merupakan hal yang biasa), maka di tahun 2007 ini target pencapaian saya lebih bersifat kebendaan, materi atau hal-hal lain yang sifatnya memaksa angka di tabungan saya berkurang. dan, tetap melanjutkan mimpi 2006 yang belum terwujud, paling tidak sudah saya selesaikan lah. satu lagi, tentu saja, yang satu itu ;) . berjuang di tahun 2007!

betewe, di awal 2007 ini, penyakit *merah-isasi* saya kambuh lagi.

jika ingin kembali ke masa lalu, usia berapa yang kau pilih? pernah nggak ada yang bertanya seperti itu pada kalian? kok saya belum pernah ditanya begitu ya? jika saya diberi kesempatan menghadapi pertanyaan semacam tadi, jawaban saya: usia 19 tahun.
iya, banyak macam-macam perasaan terjadi di tahun itu. merasakan jatuh cinta dan bahagianya karena dengan ge er nya berpikir *I thought we could be* tapi kemudian secara tiba-tiba merasakan patah hati yang benar-benar patah karena apa yang ada dalam hati dan pikiran saya ternyata salah. cumlaude pertama, di usia 19 tahun itu saya mengalami fase laris manis (baca: banyak yang naksir hihihihi), kemudian merasakan sensasi sentakan karena terkejut ketika seseorang tiba-tiba melamar saya (eh, kalo nggak salah itu saya masih 18 tahun ya?). hohoho… menjelang kepala dua yang seperti nano-nano. rame rasanya!

… namaku si Ratu Oke
umurku 22…

saya ingat lagu itu nge-trend ketika saya masih SD. tapi saya lupa siapa penyanyinya. hei, jaman SD dulu selain lagu anak-anak macam semut, mbok jamu sampai lumba-lumba, saya juga meminati lagu-lagu dewasa (termasuk dangdut haha). paling engga jaman saya SD dulu masih banyak lagu-lagu yang normal dinyanyikan oleh anak-anak usia sekolah dasar. tidak seperti sekarang, balita yang baru bisa ngomong nyanyinya naluri lelaki.

oke, balik lagi ke lagu tadi, itu cerita tentang seorang cewek berusia 22 tahun yang diberi anugerah (bisa juga cobaan sih) berupa fisik yang sempurna, muali dari wajah, rambut dll yang kesemuanya dapat menghasilkan uang. sebenarnya bukan kesempurnaan fisik ini yang membuat saya mengomentari lagu ini waktu itu. 22 tahun? tua banget yah? masih jauh tuh menuju ke situ. itu pemikiran seorang gadis berusia sekitar 8 tahun. dan sekarang, gadis berusia 8 tahun itu baru saja memasuki usianya yang ke 23, dan pemikirannya berubah menjadi… hoooh saya sudah tua. ketika kuliah dulu, waktu itu usia saya sekitar 18 tahun. saya melihat senior saya, cewek, yang begitu anggun, *wanita* (istilah kami menyebut cewek yang feminin), tenang. kemudian saya melihat pada diri sendiri, berbeda jauh, centil, pecicilan, dan pencilakan. saat itulah saya merasakan ketakutan menghadapi usia twenty something, entah kenapa. sekarang di awal 23 tahun saya, saya mulai menghitung mundur 7 tahun menuju usia kepala 3. dalam jeda tersebut, apa saja yang akan terjadi pada saya? pencapaian apa saja yang sudah saya raih? tapi yang pasti, setelah benar-benar memasuki usia kepala 2, saya tidak mau MERUBAH diri saya menjadi seperti senior saya tadi, hanya akan MEMPERBAIKI dan MENINGKATKAN.

kenapa tiba-tiba saya memusingkan usia? bukankah itu hanya sekedar angka? seperti halnya tahun. apakah ini gejala bahwa saya sedang mengalami quarter life crisis?

3 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://justrhe.blogsome.com/2007/01/07/23-tahun-di-tahun-2007/trackback/

  1. 23 dah tua…gak jadi deh…

    Comment by iwan — January7, 2007 @ 12:55 pm

  2. sekedar ngingetin aja non ….
    umur itu bukan sekedar angka !! but more than that.

    :)

    Comment by iwan / zay — January16, 2007 @ 7:35 pm

  3. iwan: sebentar, biar kutebak apa yang mau kauungkapkan sebenarnya. maksutmu, aku masih terlihat 18 tahun gitu? :p

    iwan/zay: baik. akan saya ingat. dicatat malah :D

    Comment by justrhe — February18, 2007 @ 10:52 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>