justrhe[dot]blogsome[dot]com

March12, 2008

Setelah mengkonsumsi roti dan obat kadaluarsa…

Filed under: me myself & I
Tenang… tenang… saya tidak sedang melakukan usaha percobaan bunuh diri kok. Tongseng ayam Jl. Kapuk masih terlalu enak untuk ditinggal mati (lagi ngiler tongseng).

Jadi begini kronologisnya…
Sabtu malam tanggal 8 Maret kemarin saya nitip ke ario Sari Roti Coklat, “Yo, nitip Sari Roti yang coklat ya!”, begitu kira-kira teriakan saya. Jadilah Ario membawakan kantong plastik berisi 2 buah Sari Roti Coklat.

Minggu pagi, tanggal 9 Maret saya ambil salah satu roti, saya cek tanggal kadaluarsanya masih tanggal 11 Maret. Aman! Makan dengan lahap sementara 1 roti lagi saya masukkan ke dalam tas.

Senin pagi, 10 Maret saya makan roti yang tinggal 1 kemarin untuk sarapan sebelum meeting. Bentuknya sudah penyet di dalam tas kegencet buku, tapi rasanya tak berubah. Kebetulan waktu itu selera makan sedang kurang bagus jadi roti masih tinggal 1/3 bagian, saya masukkan ke dalam tas.
Siang, masih di ruang meeting, saya merasa agak pusing dan makin lama rasa pusing itu makin bertambah hebat. Klimaksnya sore hari, saya sudah berada di kosan. Kondisi masih sepi, belum pada pulang, sementara di luar hujan deras dan petir sambar-menyambar. Saya mencoba memejamkan mata, tidur, berharap rasa sakit di kepala itu menghilang, karena saya memang tak suka minum obat, sayangnya rasa sakit tak mau pergi juga. Akhirnya saya putus asa, saya cari obat sakit kepala di kotak obat, seingat saya, saya masih punya Panadol Extra di situ. Nemu, 2 biji. Saya baca tanggal kadaluarsanya, MAR…, bagian tahunnya kepotong. Dari 1 pak obat, saya memang sengaja memotong-motong untuk disebar di tas, dompet, dll. Beginilah jadinya, waktu kadaluarsanya ga lengkap. Saya beli obat itu sudah cukup lama, tahun 2007, di apotik Setiabudi, wong saya kosnya masih di Setiabudi. Saya asumsikan tahunnya adalah tahun 2010 karena biasanya jangka waktu obat lebih lama. Catat! Waktu itu di luar hujan deras (ingat kan?), anak kosan belum pada balik, dan saya sudah tidak bisa menahan sakit kepala yang saya derita. Dengan gambling dan bismillah, akhirnya saya telan 1 butir. Glek! Kemudian kembali tidur dan baru bangun ketika mendengar ponsel berdengung, saya lupa ada janji dengan seorang teman. Waktu di ponsel saya menunjukkan pukul 18.50, untungnya waktu itu saya sedang cuti shalat. Pusing sudah berkurang meskipun masih ada sedikit rasa sakit, tapi sudah memungkinkan untuk jalan-jalan ke luar. Pulangnya saya langsung tidur lagi.

Selasa pagi, 11 Maret, saya bangun dengan segar bugar. Ketika beres-beres kamar plus isi tas, saya temukan roti yang masih 1/3 bagian itu. Di situlah, saya baru sadar kalau roti itu kadaluarsa tanggal 9 Maret 08, sementara tanggal 10 kemarin saya masih makan tu roti. Hmmm… saya makan roti kadaluarsa. Mungkin ini penjelasan sakit kepala saya kemarin. Lha wong satunya tanggal kadaluarsanya tanggal 11, ya saya asumsikan satunya lagi sama, tanggal 11 juga jadi tanggal 10 maih boleh dimakan.
Malamnya, sepulang kuliah, ketika sedang mencari-cari flash disk di dompet HP, saya temukan 1 biji Panadol Extra, ternyata sambungan dari 2 biji Panadol tanpa tahun itu. Dan tebak di situ tulisannya apa? …08. Jadi jika digabungkan, EXP. MAR 08. Wakakakakaka… suer waktu itu saya tertawa. Hmmm… dalam sehari saya tubuh saya mencerna dan mengasup 2 benda kadaluarsa. Bodooooohhhhhhh….

Alhamdulillah, sampai sekarang saya baik-baik saja, rupanya Allah masih mengijinkan saya hidup untuk bertobat. Saya ga sampai mati konyol karena kebodohan melihat tanggal kadaluarsa, meskipun sedikit amnesia akibat efek samping Panadol. Sakit kepala? Sudah lupa tuh!
Oh iya, ketika tidur, saya sempat merasakan nafas saya berhenti beberapa detik. Ga tau beneran atau imajinasi saya saja ya hahahahahaha….

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://justrhe.blogsome.com/2008/03/12/setelah-mengkonsumsi-roti-dan-obat-kadaluarsa/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>