Kamu jahat
Mulanya, kamu hanya menyelipkan pesan-pesan singkat tanpa identitas di bawah pintuku
Aku cuek. Tapi karena kamu makin sering, aku penasaran juga
Lama-lama, kamu mengetuk pintuku
Tok… satu ketukan pelan
Aku bergeming
Tok… tok…
Aku hanya menoleh
Tok… tok… tok… usahamu makin keras
Aku mengintip, tapi pintuku masih terkunci
Tok tok… tok tok… tok… kali ini ketukanmu berirama
Aku tersenyum, tapi belum mau membuka pintu
Kamu semakin sering mengetuk
Aku mondar-mandir di belakang pintu sambil sesekali mengintip
Ketukanmu semakin kencang
Aku memainkan anak kunci
Aku memutar anak kunci ke kanan, kamu bisa masuk kalo kamu mau
Tok… tok… tok… kamu tetap mengetuk
Lama
Akhirnya aku membuka pintu
Tapi kamu sudah tak ada
Aku kecewa
Pelan kututup kembali pintuku
Kuputar anak kunci ke kiri
Perlahan
Kok bisa-bisanya kamu begitu
Kamu jahat
Kamu tidak pernah mencoba membuka pintuku
kamu hanya mengetuk
you’re not there, you’re just almost there
ALMOST
*ah, kuharap dia mengerti kalo postingan ini tentangnya*


