Puding (melulu)
Ya sementara ini dulu bisanya. Kalo bikin masakan dengan tetek bengek bumbu yang macem-macem, tar dulu deh

Tapi yang ini dijamin bikin merem melek. Puding susu strawberry. Manis seger. Bikinnya pun gampang, jus stroberi, agar-agar, gula, susu, campur semua.
Puding coklat pisang. Meskipun si pisang cuma bisa ngambang, tapi rasanya nyatu. Bagian yang tidak ada pisangnya masih ada semburat rasa pisangnya. Enakkk…
Pokoknya bikin sekosan nagih
Nah, setelah sukses dengan aneka rasa puding di atas, saya mencoba bereksperimen dengan rasa lain. Entah dapat wangsit dari mana tiba-tiba terpikir mencampurkan asam segarnya jeruk dengan pahit nagihnya kopi.
Tidak mau ambil resiko, saya coba dulu rasanya sebelum mengaplikasikannya sebagai taste puding. Akhirnya, pada suatu hari, saya campurkan Nescafe 3in1 originale (yang sachet panjang-panjang itu) dengan Nutri Sari rasa jeruk. Caranya, seduh kopi dengan air panas kemudian tambahkan Nutri Sari sedikit demi sedikit dengan bolak-balik diicip supaya rasanya tidak terlalu asam.
Eh, tapi ndilalah, ada yang aneh dengan penampakan racikan. Ada printil-printil ga jelas (lebih jelasnya lihat gambar, tapi ya maaf kurang jelas soalnya pake kamera HP). Karena takut terjadi kombinasi yang dilarang yang menyebabkan implikasi merugikan bagi tubuh saya, maka saya tanya ke mbah gugel. Dan tahukan hasilnya? Ternyata sudah ada beberapa resep yang menjodohkan kopi dengan jeruk tanpa ada pemerkosaan jeruk kepada kopi seperti yang diucapkan Farida ketika saya melontarkan rasa penasaran saya. Hanya saja, mereka lebih berbanda (bondo kalo wong jowo), dicampur segala macem, yang cengkih lah yang brandy lah, dan yang pasti bukan pakai Nutri Sari hahahaha. Sedangkan saya, minim banda tapi kaya imajinasi
. Coba lihat ini atau ini.
Oh, ternyata aman. Printil-printil tadi entah apa saya ga peduli. Yang penting rasanya
. Dan setelah dicoba…. hmmm…. rasanya…. BINGUNG. Ga jelas mau ngalor apa ngidul, rasa kopi dan jeruknya misah.
Kemudian, saya coba dinginkan dan masukkan ke dalam kulkas, kali aja ketika dia dinikmati dalam keadaan dingin rasanya lebih nikmat. Dan setelah beberapa saat setelah duingin, rasanya masih bingung. GA JELAS.
Ok, anggap saja eksperimen kali ini gagal. Saya tidak jadi mengaplikasikannya ke dalam sebuah karya puding. Beruntunglan teman-teman kost saya sudah selamat dari salah satu percobaan penganiayaan lidah.


