Emansipasi
Tidak lama kemudian, dua Ibu yang duduk di depan mereka berdiri karena mau turun. Dengan sigap satu cowok langsung mengambil alih tempat duduk, disusul cewek berkuncir. Cewek satu lagi langsung pasang muka manyun. Menyadari temannya ga dapat tempat duduk, si cewek berkuncir langsung ngedumel ke cowok di sebelahnya.
Cewek berkuncir: Lo gimana sih ada cewek berdiri malah duduk?
Cowok duduk: Ah, kalian ini bilangnya emansipasi wanita tapi disuruh berdiri ga mau.
Meskipun akhirnya dia merelakan juga tempat duduknya buat temennya yang cewek.
Eh, itu yang ngomong emansipasi emansipasi itu… jadi pengen nyela saya. Tapi ya masa saya mau berdebat sama ABG? Bukan masalah ga level atau beda generasi ya (haduh, beda generasi bo), tapi ya takutx tar aq gag ngrti ma bhsx dy gt looo…
Tadi mau ngomongin apa ya? Oh iya, EMANSIPASI. Lebih ngetrendnya dilengkapi dengan wanita, jadinya emansipasi wanita. Saya sering lho menerima respon dan komentar serupa dari pria-pria seperti yang dialami ABG berkuncir tadi.
Sebenarnya emansipasi itu apa sih? Yang dulunya Ibu Kartini memperjuangkannya untuk kekuatan wanita kok sekarang jadinya memojokkan wanita. Kalau menurut KBBI online, emansipasi itu:
eman·si·pa·si /émansipasi/ n 1 pembebasan dr perbudakan; 2 persamaan hak dl berbagai aspek kehidupan masyarakat (spt persamaan hak kaum wanita dng kaum pria): Kartini adalah tokoh — wanita Indonesia;
— wanita proses pelepasan diri para wanita dr kedudukan sosial ekonomi yg rendah atau dr pengekangan hukum yg membatasi kemungkinan untuk berkembang dan untuk maju
Lalu, ada hubungannya sama masalah duduk dan berdiri di atas? Engga kan? Tentang cowok harus berdiri dan memberikan tempat duduknya ke cewek itu masalah tata krama. Jadi kalau kaki kalian sampai kram setelah memberikan tempat duduk ke cewek, ya itu derita lu! jangan gunakan kata “Emansipasi” untuk menyerang balik, komplain sana ke tata krama.
Beberapa orang berpikir bahwa emansipasi itu adalah persamaan antara pria dan wanita, sama dalam artian semuamuanya. Apa yang dilakukan pria dicopy-paste ke wanita. Padahal kan engga. Coba cek KBBI di atas deh, di situ disebutkan persamaan HAK, bukan persamaan HAK DAN KEWAJIBAN *nyengir iblis*. Jadi maksudnya bukan berarti wanita itu HARUS melakukan apapun yang biasa dikerjakan pria, tapi BOLEH, suka-suka dia mau apa engga.
Bahkan ada yang bikin saya risih lagi kalau ada sesama wanita yang mengomentari pilihan wanita yang mau jadi ibu rumah tangga. “Aduh, hari gini kok kerjanya cuma di dapur dan di kasur sih, jeng. Emansipasi apa kabarnya?” Hei, emansipasi itu kebebasan, jeng. Kebebasan berpikir dan menentukan sikap (bukan bebas yang bas bas tentunya), termasuk menentukan pilihannya. Jadi kalau ada yang memilih meninggalkan karir dan terjun ke dapur itu urusan dia. Selama dia bahagia sama pilihannya ya so what? Emansipasi apa kabarnya? Baik-baik saja


