justrhe[dot]blogsome[dot]com

December22, 2008

Puding (melulu)

Filed under: mendadak koki
Puding lagi… puding lagi….
Ya sementara ini dulu bisanya. Kalo bikin masakan dengan tetek bengek bumbu yang macem-macem, tar dulu deh :D

strob choc
Tapi yang ini dijamin bikin merem melek. Puding susu strawberry. Manis seger. Bikinnya pun gampang, jus stroberi, agar-agar, gula, susu, campur semua.
Puding coklat pisang. Meskipun si pisang cuma bisa ngambang, tapi rasanya nyatu. Bagian yang tidak ada pisangnya masih ada semburat rasa pisangnya. Enakkk…
Pokoknya bikin sekosan nagih ;)

Nah, setelah sukses dengan aneka rasa puding di atas, saya mencoba bereksperimen dengan rasa lain. Entah dapat wangsit dari mana tiba-tiba terpikir mencampurkan asam segarnya jeruk dengan pahit nagihnya kopi.

Tidak mau ambil resiko, saya coba dulu rasanya sebelum mengaplikasikannya sebagai taste puding. Akhirnya, pada suatu hari, saya campurkan Nescafe 3in1 originale (yang sachet panjang-panjang itu) dengan Nutri Sari rasa jeruk. Caranya, seduh kopi dengan air panas kemudian tambahkan Nutri Sari sedikit demi sedikit dengan bolak-balik diicip supaya rasanya tidak terlalu asam.

ochocEh, tapi ndilalah, ada yang aneh dengan penampakan racikan. Ada printil-printil ga jelas (lebih jelasnya lihat gambar, tapi ya maaf kurang jelas soalnya pake kamera HP). Karena takut terjadi kombinasi yang dilarang yang menyebabkan implikasi merugikan bagi tubuh saya, maka saya tanya ke mbah gugel. Dan tahukan hasilnya? Ternyata sudah ada beberapa resep yang menjodohkan kopi dengan jeruk tanpa ada pemerkosaan jeruk kepada kopi seperti yang diucapkan Farida ketika saya melontarkan rasa penasaran saya. Hanya saja, mereka lebih berbanda (bondo kalo wong jowo), dicampur segala macem, yang cengkih lah yang brandy lah, dan yang pasti bukan pakai Nutri Sari hahahaha. Sedangkan saya, minim banda tapi kaya imajinasi :D . Coba lihat ini atau ini.

Oh, ternyata aman. Printil-printil tadi entah apa saya ga peduli. Yang penting rasanya ;) . Dan setelah dicoba…. hmmm…. rasanya…. BINGUNG. Ga jelas mau ngalor apa ngidul, rasa kopi dan jeruknya misah.

Kemudian, saya coba dinginkan dan masukkan ke dalam kulkas, kali aja ketika dia dinikmati dalam keadaan dingin rasanya lebih nikmat. Dan setelah beberapa saat setelah duingin, rasanya masih bingung. GA JELAS.

Ok, anggap saja eksperimen kali ini gagal. Saya tidak jadi mengaplikasikannya ke dalam sebuah karya puding. Beruntunglan teman-teman kost saya sudah selamat dari salah satu percobaan penganiayaan lidah.

August7, 2008

Puding Susu Sirsak

Filed under: mendadak koki

puding2
Kemarin sore ga ada kerjaan sambil nunggu OB jam 5 akhirnya iseng-iseng bikin puding. Puding lagi… puding lagi… lha wong yang paling gampang itu :P . Mikir beberapa detik, keluar ke warung sebentar, ublek-ublek sebentar, terciptalah puding susu sirsak. Berikut resepnya:

1 bungkus agar-agar Swallow, andalan. Kebetulan waktu itu warnanya kuning
Susu segar. Karena di warung Ultra Milk Vanillanya lagi habis akhirnya saya pake 3 sachet susu kental manis Indomilk (kemasan berapa ml lupa)
Gula pasir secukupnya
Sirsak diblender, saya sih beli jus sirsak di tukang jus buah dekat kostan
Air putih 2 gelas

Caranya:
Masak agar-agar bersama air dan gula pasir sampai mendidih. Gula pasirnya jangan terlalu banyak soalnya nanti ada manis dari susu. Lagi pula yang bikin juga udah manis wakwakwakwak….
Campur susu dengan sedikit air panas, aduk sampai merata baru masukkan ke adonan agar-agar.
Terakhir, campurkan sirsak dan aduk merata.
Tuang dalam cetakan dan biarkan dingin. Masukkan ke dalam kulkas agar lebih segar.

Rasanya asem manis seger enak ;)

July25, 2008

Puding Leci Karamel

Filed under: mendadak koki
pudingBerawal dari sebuah misi menemani seorang kawan yang ga berani bobo sendiri di Kartika Chandra, itung-itung juga reunian, kemarin saya membuat terobosan baru untuk memperkaya cita rasa masakan saya. Sebenarnya rada malas berangkat soalnya waktu itu lagi puasa, tetapi berhubung hari Selasa kemarin saya sudah janji akan datang lagi, ya sudah akhirnya saya putuskan pergi. Menurut prediksi saya, jam makan malam pasti sesudah maghrib, dan kami adalah warga negara Indonesia yang baik makanya pasti ngaret sampai Isya. Untuk menyiasatinya, maka saya berniat membuat ta’jil. Bongkar-bongkar rak cuma nemu nutrijel rasa leci (bahasa kerennya lychee), buka kulkas ga ada apapun, mau keluar juga malas, ya udah manfaatkan apa yang ada saja.

Sudah dari dulu, meskipun saya bisa dibilang hampir selalu gagal dalam memasak, saya tidak pernah suka membuat sesuatu yang biasa. Meskipun hasilnya justru ga karuan, yang penting ga biasa. Saya tidak mau hanya memasak nutrijel biasa, berhubung yang ada hanya sebungkus nutrijel dan gula pasir, akhirnya ide yang muncul adalah karamel. Dan memasak pun dimulai.

Satu bungkus bubuk nutrijel dibagi 2. Campurkan setengah bagian pertama dengan setengah gelas gula pasir dan satu setengah gelas air putih, aduk rata dan masak sampai mendidih. Tuang dalam cetakan dan biarkan beku.

Hal yang sama lakukan pada setengah bagian kedua, hanya gula pasirnya dikurangi karena nanti dicampur karamel.

Sekarang memasak karamel, berbekal pengetahuan imajinasi saya dalam membuat karamel. Masukkan setengah gelas gula pasir ke wajan teflon (saya pakai ini karena yang ada cuma ini, tapi sebelumnya beri jeruk nipis dan panaskan sambil digoyang-goyang merata agar tidak bau). Panaskan dalam api kecil sampai gula meleleh, campurkan madu. Nah pada saat inilah kegagalan dimulai, gulanya terlalu masak aka gosong.

Sebelum dituangkan dalam adonan nutrijel yang masih panas, masukkan 2 sendok makan adonan ke dalam karamel panas untuk menetralkan. Aduk rata baru kemudian tuangkan pada adonan nutrijel. Aduk lagi. Tuang pada adonan nutrijel pertama yang sudah beku, dan biarkan dingin. Masukkan dalam kulkas dan tunggu sampai membeku. Potong-potong sesuai selera.

Hasilnya seperti gambar di atas, cantik kan? Rasanya? Kalo kata teman saya dikiranya yang hitam rasa moka, padahal sih karamel gosong hehehe. Yah, paling tidak saya sudah berpengalaman membuat karamel (halah), lain kali ga bakal gosong deh.